Susunan Berjenjang dari Nada-Nada Pokok Suatu Sistem Nada Disebut

Domain Java (1)
Domain Java (1)

Musik merupakan salah satu media ekspresi seni yang tak lekang oleh waktu. Berbagai elemen musik seperti melodi, harmoni, ritme, dan dinamika hadir untuk menghasilkan karya seni ini. Salah satu aspek penting dalam musik adalah susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada, yang dikenal sebagai “tangga nada”.

Tangga Nada

Tangga nada atau scale dalam istilah musik Barat, adalah susunan berjenjang dari nada-nada pokok yang terdapat dalam sistem nada. Tangga nada merupakan fondasi dalam pembentukan melodi dan harmoni dalam musik. Tangga nada memiliki beberapa jenis yang umum ditemui, seperti tangga nada diatonik mayor, diatonik minor, dan pentatonik.

Baca Juga :   Gaya Bahasa yang Berfungsi untuk Menguatkan Kesan dalam Suatu Kalimat yang Bernuansa Imajinatif, Merupakan Pengertian Dari Apa?

Tangga Nada Diatonik Mayor

Tangga nada diatonik mayor merupakan sistem nada yang meliputi tujuh nada pokok. Susunan berjenjang dari tangga nada diatonik mayor adalah sebagai berikut: do – re – mi – fa – sol – la – si. Tangga nada mayor dapat dibagi menjadi beberapa pola interval, yaitu dua whole step (WS), diikuti oleh satu half step (HS), tiga whole step, dan terakhir half step.

Baca Juga :   Perburuan Liar yang Dilakukan Manusia: Ancaman Kepunahan Hewan dan Tidak Cerminnya Nilai Pancasila (Sila ke-5)

Contoh:

  • C Major: C (do) – D (re) – E (mi) – F (fa) – G (sol) – A (la) – B (si)

Tangga Nada Diatonik Minor

Tangga nada diatonik minor adalah sistem nada yang terdiri dari tujuh nada pokok dengan susunan berjenjang yang berbeda dari tangga nada mayor. Susunan berjenjang dari tangga nada diatonik minor adalah sebagai berikut: do – re – me – fa – sol – le – te. Pola interval tangga nada diatonik minor adalah dua whole step, diikuti oleh satu half step, dua whole step, dan terakhir dua half step.

Baca Juga :   Bagaimana Pemanfaatan Lingkungan Sekitar dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi

Contoh:

  • A Minor: A (do) – B (re) – C (me) – D (fa) – E (sol) – F (le) – G (te)

Tangga Nada Pentatonik

Tangga nada pentatonik adalah sistem nada yang hanya menggunakan lima nada pokok. Susunan berjenjang tangga nada pentatonik tergantung dari apakah sistem tersebut merupakan pentatonik mayor atau pentatonik minor. Tangga nada pentatonik mayor: do – re – mi – sol – la, sedangkan pentatonik minor: do – me – fa – sol – te.

Baca Juga :   Jelaskan Manfaat Utama yang Diperoleh Seseorang Saat Melaksanakan Penelusuran Perubahan Masa Lalu

Contoh:

  • C Major Pentatonic: C (do) – D (re) – E (mi) – G (sol) – A (la)
  • A Minor Pentatonic: A (do) – C (me) – D (fa) – E (sol) – G (te)

Dalam musik, penting untuk memahami susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada disebut tangga nada. Dengan pengetahuan ini, para musisi dapat menciptakan melodi dan harmoni yang kaya dan menarik.

Baca Juga :   Mampu Menganalisis Data untuk Mengkoordinasikan Tim dalam Melakukan Pekerjaan Merupakan Salah Satu Contoh dari Fungsi Administrasi

Jadi, jawabannya apa? Susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada disebut tangga nada.

Ikuti kami di GoogleNews

Pos terkait