Semua Warga Negara yang Telah Memenuhi Syarat Sesuai Dengan Peraturan Perundang-undangan Berhak Mengikuti Pemilu. Hak ini Diberikan Tanpa Melihat Jenis Kelamin, Suku, Agama, Ras, Pekerjaan dan Lain Sebagainya. Pernyataan Tersebut Adalah Merupakan Asas Pemilihan Umum Yakni…

Domain Java (1)
Domain Java (1)

Sebagai warga negara yang hidup dalam kerangka NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), kita diberikan hak dan sekaligus kewajiban yang sama dalam berpartisipasi dalam pemilihan umum atau yang biasa disebut pemilu. Peran aktif kita dalam pemilu patut dihargai dan disertai dengan pemahaman bahwa hak ini berlaku bagi semua kalangan yang telah memenuhi syarat sesuai peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :   Sikap Badan yang Benar Ketika Bernyanyi Akan Membantu Memperlancar

Pasal 28D Ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa : “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.” Hak untuk mengikuti pemilu inilah yang diperoleh oleh setiap warga negara yang memenuhi syarat sesuai perundang-undangan, meliputi usia, status penduduk, dan sejumlah syarat lainnya.

Baca Juga :   Kekosongan Waktu: Mengisi Dengan Kegiatan yang Menenangkan dan Mencari Jalan Keluar

Apa yang istimewa dari hak ini adalah asas kesetaraan yang ditegakkannya. Asas ini diberlakukan tanpa melihat jenis kelamin, suku, agama, ras, pekerjaan dan lain sebagainya. Artinya, baik pria maupun wanita, baik Jawa maupun Papua, baik Muslim maupun Kristen, baik penjual jamu maupun direktur perusahaan, memiliki hak yang setara dalam memilih pemimpin mereka di setiap pemilu.

Baca Juga :   Seorang Penyanyi Harus Dapat Menyanyikan Lagu Sesuai Dengan Jiwa Lagu Tersebut, Misalnya Sedih, Gembira, Semangat, dan Sebagainya, Disebut Apa?

Asas kesetaraan ini juga tergambar di dalam Pasal 28E Ayat (3) UUD 1945, di mana dinyatakan bahwa “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.” Melalui pemilu, rakyat dapat mengungkapkan pendapatnya melalui pilihan suara.

Pernyataan ini menjadi asas pemilihan umum yang kuat, karena pemilihan umum adalah instrumen demokrasi di mana kebebasan dan kesetaraan menjadi prinsip utama. Pemilu memberi warga kesempatan untuk mempengaruhi kebijakan dan keputusan pemerintah melalui pilihan mereka. Ini adalah realisasi hak mereka untuk berpartisipasi dalam pemerintahan, yang merupakan hak asasi manusia.

Baca Juga :   Pada pemanasan zat cair dan zat padat yang dipanaskan secara bersamaan dalam waktu dan perubahan suhu yang sama, maka pemuaian pada zat cair akan lebih besar daripada pemuaian pada zat padat, hal ini dapat diperlihatkan pada peristiwa apa?

Jadi, jawabannya apa? Jawabannya adalah asas demokrasi dalam pemilihan umum adalah terciptanya suasana yang kondusif di mana setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan tanpa diskriminasi jenis kelamin, suku, agama, ras, dan pekerjaan. Setiap warga yang memenuhi syarat berdasarkan peraturan perundang-undangan berhak menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum.

Ikuti kami di GoogleNews

Pos terkait