Alat yang Digunakan untuk Mengukur Besar Tegangan Listrik pada Sebuah Rangkaian Listrik Tertutup

Domain Java (1)
Domain Java (1)

Setiap orang yang pernah berurusan dengan perangkat listrik ataupun rangkaian listrik pasti pernah mendengar istilah ‘tegangan’. Tegangan listrik menjadi salah satu aspek penting dalam berbagai aplikasi dan perangkat listrik. Dalam prakteknya, mengukur tegangan listrik di dalam suatu rangkaian listrik tertutup tentu membutuhkan alat khusus.

Alat yang ada sekarang ini dan digunakan secara luas untuk mengukur tegangan listrik dalam rangkaian tertutup adalah voltmeter, osciloskop, serta multimeter.

Baca Juga :   Peluang Apa yang Dapat Diidentifikasi dalam Menerapkan Pancasila dalam Mempromosikan Perdamaian Global?

Voltmeter

Alat utama yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik adalah voltmeter. Ini adalah sebuah alat ukur yang dirancang khusus untuk mengukur besar tegangan listrik, baik itu tegangan AC maupun DC. Voltmeter terbagi menjadi dua jenis, yaitu voltmeter analog dan voltmeter digital. Penggunaan mana yang lebih baik tergantung pada sejauh mana akurasi yang dibutuhkan dan apakah nilai-nilai instan atau rata-rata yang paling berharga.

Baca Juga :   Cita-Cita Politik Belanda yang Justru Membantu Indonesia dalam Melahirkan Kesadaran Nasional dan Mempersatukan Rakyat Indonesia ke dalam Satu Bangsa

Osciloskop

Osciloskop adalah sebuah alat ukur yang dapat menggambarkan grafik perubahan tegangan listrik terhadap waktu real time. Sekilas tampak seperti voltmeter, namun osciloskop memiliki kelebihan di mana kita dapat melihat bentuk gelombang listrik itu sendiri, bukan hanya mengetahui besar tegangannya. Osciloskop sangat berguna dalam aplikasi di mana tegangan listrik berubah-ubah, seperti dalam rangkaian listrik yang dioperasikan oleh oscillator.

Baca Juga :   Tabel Pada iptables Yang Digunakan Untuk Memanipulasi Paket Data Adalah

Multimeter

Multimeter adalah perangkat serbaguna yang biasanya bisa mengukur lebih dari satu jenis parameter listrik, termasuk tegangan, arus, dan resistansi. Baik dalam bentuk analog maupun digital, multimeter dapat digunakan dalam berbagai kondisi dan setting. Multimeter ideal untuk digunakan dalam troubleshooting dan perbaikan rangkaian listrik, karena kemampuannya untuk mengukur berbagai macam parameter listrik.

Baca Juga :   Situs Manusia Purba di Jawa Tengah Juga Merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO

Berbagai alat di atas masing-masing memiliki kegunaan dan aplikasinya sendiri dalam mengukur tegangan listrik. Pemilihan alat mana yang digunakan harus disesuaikan dengan tuntutan aplikasi dan situasi pengukuran. Mengerti bagaimana masing-masing alat bekerja akan membantu pengguna dalam mencapai hasil pengukuran yang akurat dan dapat diandalkan.

Ikuti kami di GoogleNews

Pos terkait