Tutup
News

Salah Satu Pelaksana Kekuasaan Kehakiman yang Mempunyai Kompetensi Memeriksa dan Mengadili Perkara Perkara Pidana yang Dilakukan oleh Seorang yang Bersetatus Sebagai Anggota Militer atau yang Disamakan dengan Itu Disebut Peradilan

×

Salah Satu Pelaksana Kekuasaan Kehakiman yang Mempunyai Kompetensi Memeriksa dan Mengadili Perkara Perkara Pidana yang Dilakukan oleh Seorang yang Bersetatus Sebagai Anggota Militer atau yang Disamakan dengan Itu Disebut Peradilan

Sebarkan artikel ini
Domain Java (1)
Domain Java (1)

Pelaksanaan kekuasaan kehakiman dalam suatu negara merupakan hal yang vital untuk menegakkan keadilan dan mempertahankan negara hukum. Seluruh warga negara, termasuk anggota militer, harus tunduk pada hukum dan kebijakan yang ada. Ada satu jenis peradilan khusus yang memiliki kompetensi memeriksa dan mengadili perkara pidana yang dilakukan oleh seorang dengan status anggota militer atau yang disamakan dengan itu. Peradilan tersebut adalah Peradilan Militer.

Baca Juga :   Jelaskan Tahap Proses Pengajuan Rancangan Undang-Undang kepada DPR

Pengertian Peradilan Militer

Peradilan Militer adalah sebuah lembaga yang memiliki otoritas untuk memeriksa, memutuskan, dan mengeksekusi hukuman terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggota militer. Seseorang yang disamakan dengan anggota militer meliputi orang-orang yang dikontrak atau dipekerjakan oleh militer dalam kapasitas resmi, atau individu yang melakukan tugas-tugas militer dalam keadaan darurat.

Iklan
Baca Juga :   Indonesia Menjadi Negara Serikat atau Federal sehingga Menjadi Republik Indonesia Serikat pada Tahun ???

Kedudukan dan Fungsi Peradilan Militer

Peradilan Militer berada di bawah naungan Mahkamah Agung dan memiliki kedudukan yang setara dengan peradilan umum. Fungsi utama Peradilan Militer adalah memelihara kedisiplinan dan tata tertib di militer, menjaga harkat dan martabat prajurit, serta melaksanakan hukum dan keadilan di militer.

Peradilan Militer diberikan wewenang untuk mengadili kasus-kasus pidana yang melibatkan anggota militer. Misalnya saja, pelanggaran terhadap hukum militer, seperti penyalahgunaan otoritas, pengkhianatan, desersi, dan lain sebagainya.

Baca Juga :   Tipe Data yang Mampu Menampung Banyak Data dengan Tipe Data yang Berbeda-Beda Adalah Tipe Data Apa?

Prosedur di Peradilan Militer

Prosedur di Peradilan Militer pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan prosedur yang ada di peradilan umum. Ada tahapan penyidikan, penuntutan, pemeriksaan di sidang , pembuktian, dan pembacaan putusan.

Namun, ada beberapa perbedaan khusus yang terdapat pada Peradilan Militer. Misalnya, hak untuk berbicara di sidang berada di tangan komandan unit, yang mewakili kepentingan pemerintah dan militer. Juga, peradilan militer memiliki hak untuk memilih apakah akan menggunakan dewan juri atau memutuskan kasus secara kolektif.

Baca Juga :   Bagaimana Perkembangan Media Sosial Sejak Awal hingga Saat Ini

Peradilan Militer merupakan bentuk konkrit dari pelaksanaan kekuasaan kehakiman yang bertujuan untuk menegakkan hukum dan keadilan di militer. Meski demikian, peran dan fungsi Peradilan Militer tidak bisa dilepaskan dari prinsip-prinsip keadilan yang berlaku umum. Semua warga negara, termasuk anggota militer, berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan tidak diskriminatif dalam proses penegakan hukum.

Baca Juga :   Novel Ayat-Ayat Cinta Menceritakan Tokoh Fahri yang Dicintai Banyak Wanita. Karakter Tokoh Fahri yang Digambarkan sebagai Anak Muda Tampan, Cerdas, Ramah, dan Saleh. Salah Satu Wanita yang Mencintai Fahri adalah Noura yang Karena Frustasinya Tidak Mendapatkan Cinta Fahri, Ia Nekat Memfitnah Fahri dengan Tuduhan Kejam. Kekurangan Novel Ayat-Ayat Cinta dalam Kutipan Diatas …