Mengapa Pengelolaan Air di PDAM Memerlukan Proses yang Panjang?

Domain Java (1)
Domain Java (1)

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali melupakan betapa pentingnya proses yang ada di balik layar saat kita mengalirkan air dari keran. Ternyata, pengelolaan air di PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) memerlukan serangkaian proses yang panjang dan rumit. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai mencoba memahaminya lebih baik.

Proses Pengolahan Air

Proses pengolahan air di PDAM biasanya melalui tiga tahapan utama yaitu, pra-pengolahan, pengolahan primer dan sekunder.

  1. Pra-pengolahan: Tahap ini melibatkan pengumpulan air mentah, baik dari sumber air permukaan (seperti danau, sungai, atau embung) atau air tanah. Air ini kemudian dilewatkan melalui serangkaian langkah pra-pengolahan untuk menghilangkan padatan kasar dan zat-zat yang dapat membahayakan peralatan pengolahan berikutnya. Langkah-langkah tersebut dapat mencakup penyaringan kasar, flokulasi, dan sedimentasi.
  2. Pengolahan Primnary: Setelah itu, air melewati tahap pengolahan primer di mana klor ditambahkan untuk membunuh bakteri dan , serta menghilangkan zat-zat organik yang bisa berbahaya. Dalam beberapa kasus, tahap ini juga dapat mencakup proses koagulasi dan flokulasi, di mana zat kimia ditambahkan untuk membantu memisahkan partikel kecil dalam air.
  3. Pengolahan Sekunder: Tahap terakhir pengolahan adalah pengolahan sekunder, di mana air dilewatkan melalui serangkaian tahap penyaringan lebih lanjut untuk menghilangkan partikel-partikel mikroskopis dan memastikan air tersebut bebas dari kontaminan.
Baca Juga :   Diantara Kelompok Besaran di Bawah ini yang Hanya Terdiri dari Besaran Turunan adalah

Perlunya Proses yang Panjang

Ada beberapa alasan mengapa pengelolaan air di PDAM memerlukan proses yang panjang:

  1. Menjamin Kualitas Air: Proses panjang ini diperlukan untuk memastikan bahwa air yang dikonsumsi masyarakat bebas dari kontaminan dan aman untuk dikonsumsi. Tanpa tahapan-tahapan ini, ada risiko bahwa air dapat mengandung bakteri, , dan zat kimia berbahaya.
  2. Variasi Sumber Air: Sumber air yang digunakan oleh PDAM sangat variatif, dari air sungai hingga sumur, dan setiap sumber ini membutuhkan metode pengolahan yang spesifik untuk memastikan kualitas airnya.
  3. Untuk memenuhi Standar Kualitas Air: Ada berbagai standar kualitas air yang harus dipenuhi oleh PDAM. Proses ini membantu perusahaan tersebut memenuhi standar tersebut dan menjaga kepercayaan publik dalam kualitas air yang mereka konsumsi.
Baca Juga :   Konsep Untuk Melihat Suatu Masalah dan Menemukan Solusi Secara Sistematis, Efektif dan Efisien hingga Dapat Dipahami oleh Manusia, Komputer, atau Keduanya. Pengertian Ini Merupakan Konsep Apa?

Untuk semua alasan ini, penting bagi PDAM untuk menjaga proses pengolahan yang panjang dan komprehensif untuk memastikan kualitas air yang baik dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Jadi, jawabannya apa? Proses ini diperlukan untuk menghilangkan berbagai jenis kontaminan, memenuhi standar kualitas air, dan pada akhirnya memastikan bahwa air yang kita konsumsi setiap hari adalah sehat dan aman.

Baca Juga :   Pak Lutfi harus pindah dari jabatan Kepala Cabang BRI Kabupaten Jember ke Kepala Cabang BRI di Kabupaten Banyuwangi. Kejadian yang dialami Pak Lutfi merupakan jenis mobilitas sosial apa?

Ikuti kami di GoogleNews

Pos terkait