Cara Cek Kriteria Pemegang KIS BPJS yang Bisa Mendapatkan Bansos Alokasi Juli-September 2024

Cara Cek Kriteria Pemegang KIS BPJS yang Bisa Mendapatkan Bansos Alokasi Juli-September 2024

Cara Cek Kriteria Pemegang KIS BPJS yang Bisa Mendapatkan Bansos Alokasi Juli-September 2024

Penyaluran bansos kepada masyarakat yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih terus dilakukan oleh pemerintah hingga saat ini. Tujuan dari penyaluran bansos sendiri yaitu untuk membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat yang kurang mampu dengan memberikan bantuan dalam bentuk tunai, sembako, atau bantuan lainnya. Selain itu, bansos juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

Adanya bansos dimaksudkan untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi antara kelompok-kelompok di masyarakat dengan memastikan bahwa bansos yang disalurkan dapat didistribusikan secara adil dan tepat sasaran.

Saat ini pemerintah Indonesia telah mengumumkan bahwa masyarakat pemegang Kartu Indonesia Sehat atau KIS dari BPJS Kesehatan nyatanya bisa mendapatkan bansos untuk alokasi Juli-September 2023. Adapun jenis bansos yang akan diterima masyarakat pemegang KIS yaitu dalam bentuk tunai dan juga non tunai yang akan disalurkan melalui ATM KKS para KPM. Lantas siapa saja pemegang KIS BPJS Kesehatan yang berhak mendapatkan bansos untuk alokasi Juli-September?


Kriteria Pemegang KIS yang Mendapatkan Bansos

Seperti yang telah kita ketahui bahwa pemerintah Indonesia saat ini telah memberikan bantuan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat berupa Kartu Indonesia Sehat atau KIS dari BPJS Kesehatan. KIS BPJS Kesehatan sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu PBI dan regular atau umum. Kriteria pemegang KIS yang akan mendapatkan bansos dari pemerintah yaitu bagi mereka yang memiliki KIS jenis PBI atau yang pembayarannya dibantu oleh pemerintah.

Masyarakat pemegang KIS PBI nantinya akan mendapatkan bansos berupa uang dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Meskipun demikian, ternyata tidak semua pemegang KIS PBI mendapatkan bansos. Hal tersebut dikarenakan para pemegang KIS PBI harus disesuaikan kembali dengan kondisi perekonomian, kuota yang diberikan, dan banyak faktor lainnya. Selain itu, masyarakat pemegang KIS PBI juga tetap harus memenuhi syarat dan kriteria agar dapat menerima bansos PKH atau BPNT, salah satunya ialah harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


Cara Cek Status DTKS

Untuk melihat status DTKS Anda, maka Anda bisa melihat langkah-langkah dibawah ini untuk melakukan pengecekan. Adapun langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut:

  1. Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/

  2. Masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan tempat tinggal Anda.

  3. Masukkan nama lengkap sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Anda, serta kode captcha yang tersedia.

  4. Klik tombol “Cari Data” untuk memulai pencarian dan sistem akan menampilkan status Anda sebagai penerima manfaat sesuai dengan informasi yang diberikan.

  5. Jika nama Anda belum terdaftar, tidak perlu khawatir. Anda masih bisa mendaftar untuk program-program bantuan sosial melalui proses pendaftaran DTKS.


Cara Daftar DTKS untuk Program KIP, KIS, dan Kartu Prakerja

Untuk mendaftar dalam DTKS, ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih, baik secara online maupun offline.

  • Pendaftaran Secara Online

    Pendaftaran secara online memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses bantuan sosial. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store

    2. Klik “Buat Akun Baru” dan masukkan data diri seperti Nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan nama lengkap sesuai dengan Kartu Keluarga (KK) dan

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    1. Unggah foto KTP dan swafoto Anda sedang memegang KTP untuk verifikasi identitas.

    2. Setelah mengisi dan mengunggah data dengan benar, klik “Buat Akun Baru” untuk menyelesaikan proses pendaftaran. Verifikasi dan aktivasi akun akan dikirimkan melalui email.

    3. Setelah akun aktif, akses aplikasi dan klik “Daftar Usulan”. Isi informasi diri dan pilih jenis bantuan sosial yang ingin diajukan.


  • Pendaftaran Secara Offline

    Bagi mereka yang lebih memilih metode pendaftaran secara offline, dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Mendaftarkan diri di kantor desa/kelurahan dengan membawa KTP dan KK.

    2. Informasi yang diperoleh dari musyawarah desa/kelurahan digunakan untuk menentukan siapa yang layak masuk ke dalam DTKS.

    3. Data yang terkumpul kemudian diverifikasi oleh dinas sosial melalui kunjungan ke rumah tangga dan input ke dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS).

    4. Data yang sudah diverifikasi di tingkat desa akan diverifikasi lebih lanjut oleh pemerintah daerah dan nasional sebelum dapat disahkan sebagai penerima bantuan.

Pos terkait