Cara Mendaftar Bansos untuk Balita Usia 0 hingga 6 Tahun, Bisa Cair Rp 3.000.000

Cara Mendaftar Bansos untuk Balita Usia 0 hingga 6 Tahun, Bisa Cair Rp 3.000.000

Cara Mendaftar Bansos untuk Balita Usia 0 hingga 6 Tahun, Bisa Cair Rp 3.000.000

Bansos (Bantuan Sosial) untuk balita usia 0 hingga 6 tahun merupakan program bantuan yang dirancang oleh pemerintah untuk memberikan dukungan finansial kepada keluarga yang memiliki anak balita. Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak pada masa tumbuh kembang yang krusial. Setiap keluarga penerima manfaat bisa mendapatkan bantuan hingga Rp 3.000.000, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, kesehatan, dan pendidikan anak sejak dini.

Pelaksanaan program bansos ini biasanya melalui mekanisme pendataan dan verifikasi oleh dinas sosial setempat. Keluarga yang memenuhi kriteria, seperti memiliki balita berusia 0 hingga 6 tahun dan berada dalam kategori keluarga kurang mampu, dapat mendaftar dan mengikuti proses verifikasi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga serta memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, akses ke layanan kesehatan, dan persiapan pendidikan yang baik.


Pemerintah Indonesia menyediakan berbagai jenis bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang membutuhkan, salah satunya adalah Program Keluarga Harapan (PKH). Berikut adalah langkah-langkah mendaftar Bansos PKH 2024, baik secara offline maupun online, serta syarat-syarat dan golongan penerima bantuan ini.

Cara Mendaftar Bansos PKH 2024

Jika nama Anda belum terdaftar sebagai penerima bantuan, Anda dapat melakukan pendaftaran baik secara offline maupun online. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti:

  • Pendaftaran Bansos PKH Secara Offline

    1. Kunjungi kantor lurah atau kantor desa di daerah tempat tinggal Anda.

    2. Siapkan dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    3. Isi formulir pendaftaran yang telah disediakan di kantor lurah atau kantor desa.

    4. Kepala lurah atau kepala desa akan meneruskan informasi pendaftaran Anda ke kantor camat.

    5. Pihak Dinas Sosial akan memvalidasi dan memverifikasi data pendaftaran Anda.

    6. Jika data Anda sudah divalidasi dan diverifikasi, maka data Anda akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS).

    7. Bupati dan wali kota akan melakukan pengesahan atas data penerima Bansos PKH.



  • Pendaftaran Bansos PKH Secara Online

    1. Unduh dan instal aplikasi resmi dari Kementerian Sosial yang bernama “Cek Bansos” dari App Store atau Play Store.

    2. Buat akun baru dengan mengisi data diri yang benar, termasuk alamat dan nomor kontak yang aktif.

    3. Setelah berhasil membuat akun, masuk ke halaman utama aplikasi dan tekan tombol “Daftar Usulan”.

    4. Klik “Tambah Usulan” untuk melakukan pendaftaran dan isi data pribadi serta data anggota keluarga Anda.

    5. Pilih jenis bantuan PKH yang Anda butuhkan.

    6. Setelah pendaftaran selesai, pihak berwenang akan memvalidasi dan memverifikasi data pendaftaran Anda.

    7. Sistem akan mengecek data Anda sebelum mengkonfirmasi kelayakan Anda sebagai penerima bansos PKH.

Syarat Menjadi Penerima Bansos PKH 2024

Sebelum melangkah lebih jauh, berikut adalah kriteria yang harus dipenuhi untuk menerima Bansos PKH:

  1. Terbukti sebagai warga Indonesia dengan mempunyai e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik).

  2. Termasuk ke golongan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

  3. Bukan kelompok Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi Republik Indonesia (Polri), atau Tentara Nasional Indonesia (TNI).

  4. Belum atau tidak menerima bantuan lainnya seperti Kartu Prakerja, BLT subsidi gaji, BLT UMKM.

  5. Termasuk dalam golongan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) oleh Kementerian Sosial RI.



Golongan Penerima Bansos PKH 2024

Setelah memenuhi kriteria, berikut adalah kelompok penerima yang berhak menerima Bansos PKH dengan batas maksimal empat orang per Kartu Keluarga:

  1. Balita usia 0 hingga 6 tahun: Mendapatkan Rp 750.000 setiap tahap atau Rp 3.000.000 per tahun.

  2. Siswa/i SD: Mendapatkan Rp 225.000 setiap tahap atau Rp 900.000 per tahun.

  3. Siswa/i SMP: Mendapatkan Rp 375.000 setiap tahap atau Rp 1.500.000 per tahun.

  4. Siswa/i SMA: Mendapatkan Rp 500.000 setiap tahap atau Rp 2.000.000 per tahun.

  5. Ibu hamil / masa nifas: Mendapatkan Rp 750.000 setiap tahap atau Rp 3.000.000 per tahun.

  6. Penyandang disabilitas berat: Mendapatkan Rp 600.000 setiap tahap atau Rp 2.400.000 per tahun.

  7. Lansia berumur 70 tahun ke atas: Mendapatkan Rp 600.000 setiap tahap atau Rp 2.400.000 per tahun.


Dengan adanya bansos ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak sejak dini serta mengurangi angka stunting dan malnutrisi yang masih menjadi masalah di beberapa daerah. Bantuan ini juga diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk berkembang secara optimal dan mempersiapkan mereka menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

Pos terkait