Cara Mengurus NUPTK Secara Online, Simak Persyaratannya

Cara Mengurus NUPTK Secara Online, Simak Persyaratannya

Cara Mengurus NUPTK Secara Online, Simak Persyaratannya

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) adalah identitas resmi yang diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia. NUPTK bersifat permanen, berlaku seumur hidup, dan menjadi salah satu syarat penting dalam berbagai keperluan administratif dan profesional. NUPTK berfungsi sebagai pengenal resmi yang membuktikan bahwa seorang pendidik atau tenaga kependidikan telah diakui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dengan memiliki NUPTK, para pendidik dan tenaga kependidikan dapat mengakses berbagai tunjangan, program, dan bantuan yang disediakan oleh pemerintah, serta mengikuti berbagai kegiatan peningkatan kompetensi profesional.


Proses pengurusan NUPTK memerlukan beberapa dokumen penting, seperti ijazah dari pendidikan dasar hingga pendidikan terakhir, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan bukti kualifikasi akademik minimal D4 atau S1. Selain itu, pendidik dan tenaga kependidikan yang berstatus non-PNS harus menyertakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari ketua yayasan atau badan hukum lainnya, yang membuktikan bahwa mereka telah bertugas minimal dua tahun berturut-turut. Bagi calon PNS atau PNS, diperlukan SK pengangkatan CPNS/PNS serta SK penugasan dari dinas pendidikan. Semua dokumen ini harus dipersiapkan dalam format PDF dan diunggah ke laman resmi untuk verifikasi dan validasi.

Syarat Mengurus NUPTK

Guru dan tenaga Kependidikan baik PNS atau non PNS dapat memiliki NUPTK apabila GTK bertugas pada satuan Pendidikan yang memiliki nomor pokok sekolah Nasional. Sebelum mengurus NUPTK, GTK harus terdata pada pangkalan data di dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id atau dapo.pauddikmas.kemdikbud.go.id.


Adapun ketentuan dan syarat mengurus NUPTK yang telah diatur dalam peraturan sekretaris jenderal kemdikbud nomor 1 tahun 2018 mengenai petunjuk teknis pengelolaan nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan, sebagai berikut;

  1. Ijazah dari Pendidikan dasar hingga Pendidikan akhir

  2. KTP

  3. Memiliki bukti kualifikasi akademik paling minimum D4 atau S1 bagi pendidik dan tenaga

  4. kependidikan pada sekolah formal

  5. Bagi yang Non PNS silahkan lampirkan SK pengangkatan dari ketua Yayasan atau badan hukum lainnya untuk membuktikan yang bersangkutan telah bertugas paling minimum dua tahun terus menerus



  6. Bagi calon PNS atau PNS wajib melampirkan SK pengangkatan CPNS/PNS dan SK penugasan dari dinas Pendidikan

  7. Bagi yang non PNS yang bertugas di satuan Pendidikan yang diselenggarakan pemerintah daerah melampirkan SK pengangkatan dari dinas Pendidikan.

Cara Mengurus NUPTK

Siapkan syarat – syarat dokumen dalam format Pdf, kemudian serahkan pada operator sekolah dengan didampingi guru atau tenaga kependidikan yang terkait.

Tahapan mengajukan permohonan NUPTK, yaitu;

  1. Masuk ke laman vervalptk.data.kemdikbud.go.id

  2. Upload syarat yang sudah anda persiapkan sebelumnya

  3. Jika sudah selesai, nantinya status pengajuan akan berubah menjadi antrian

  4. Apabila seluruh berkas sudah sesuai, nantinya status berubah menjadi disetujui

  5. Untuk mempercepat perubahan status menjadi Diterima, operator sekolah, pengajar, atau staf pendidikan terkait dapat langsung mengunjungi Kantor Pendidikan provinsi, kabupaten, atau kota.

  6. Setelah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi, Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSK) Kemendikbud akan mengeluarkan NUPTK yang diumumkan melalui situs https://gtk.data.kemdikbud.go.id/data/status.


Mengurus NUPTK kini dapat dilakukan secara online melalui laman vervalptk.data.kemdikbud.go.id.  Proses ini melibatkan beberapa tahap, mulai dari pengumpulan dan pengunggahan dokumen, hingga verifikasi dan validasi oleh pihak berwenang. Setelah semua berkas diverifikasi dan disetujui, NUPTK akan diterbitkan dan diumumkan melalui situs resmi.

Proses online ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat pengurusan NUPTK, sehingga pendidik dan tenaga kependidikan dapat segera mendapatkan manfaat dari kepemilikan NUPTK tersebut. Dengan demikian, diharapkan NUPTK dapat meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia.

Pos terkait