Cek Syarat Mendapatkan Bansos PKH dan BPNT yang Akan Cair Juli 2024

Cek Syarat Mendapatkan Bansos PKH dan BPNT yang Akan Cair Juli 2024

Cek Syarat Mendapatkan Bansos PKH dan BPNT yang Akan Cair Juli 2024

Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) adalah dua program bantuan sosial yang dikelola oleh pemerintah Indonesia untuk membantu keluarga yang kurang mampu. Program Keluarga Harapan (PKH) bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi rumah tangga miskin melalui pemberian tunjangan pendidikan, kesehatan, dan gizi. Bantuan ini diberikan secara berkala kepada keluarga penerima PKH untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar seperti pendidikan anak dan kesehatan keluarga.

Di sisi lain, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) memberikan bantuan pangan berupa kartu untuk dibelanjakan di warung atau toko yang telah bekerja sama dengan pemerintah. Tujuan BPNT adalah memastikan akses pangan yang cukup dan berkualitas bagi keluarga miskin, dengan cara memberikan subsidi dalam bentuk non-tunai untuk membeli bahan makanan. Program ini membantu memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi tingkat kelaparan dan kekurangan gizi di kalangan keluarga miskin.


Syarat Penerima Bansos

Untuk menerima bansos, penerima harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  1. Termasuk ke dalam golongan masyarakat tidak atau kurang mampu.

  2. Tercatat sebagai Masyarakat desil terbawah dalam data kemiskinan.

  3. Tidak termasuk penerima gaji minimal UMR sebagai pegawai atau karyawan aktif maupun pensiunan.

  4. Calon penerima manfaat terdaftar dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

  5. Tidak termasuk pendamping sosial dalam beberapa program-program tertentu.

  6. Memiliki identitas resmi dan valid dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), seperti KK dan NIK.


Cara Mendapatkan Bansos 2024

Untuk mendapatkan bantuan BPNT, Anda harus meregistrasi dengan mengisi daftar diri melalui aplikasi “Cek Bansos” dengan langkah-langkah berikut:

  1. Download aplikasi resmi “Cek Bansos” di AppStore atau Google Playstore.

  2. Selanjutnya, buka aplikasi dan Buat akun baru dengan mengisi data diri yang benar, seperti NIK, Alamat sesuai KTP, Nomor KK, dan data – data yang lain.

  3. Nantinya, aplikasi Kemensos akan memverifikasi data anda.

  4. Kemudian silahkan klik “Login”.

  5. Pilih opsi “Tambah Usulan”.

  6. Silahkan anda pilih jenis bantuan sosial yang anda butuhkan.

  7. Kemudian, anda dapat mengisi data – data yang diminta di laman.

  8. Nantinya, data yang anda input akan dicocokkan dengan data di Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Kependudukan.

  9. Jika data anda sudah cocok, anda ditetapkan sebagai calon penerima bantuan BPNT dari pemerintah.


Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

Dalam waktu dekat, Kementerian Sosial (Kemensos) akan mencairkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk alokasi bulan Juli – September. KPM yang mendapatkan bantuan melalui kartu KKS Merah Putih akan menerima pencairan setiap dua bulan sekali, sedangkan KPM yang mendapatkan bantuan melalui PT Pos akan menerima pencairan setiap tiga bulan sekali. Penerima bantuan BPNT akan menerima uang tunai senilai Rp200.000 setiap bulan. Bantuan ini akan diberikan dalam enam tahap hingga tahun 2024, dengan penerima mendapat Rp400.000 setiap tahap.

Jadwal Bantuan PKH

Jadwal pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahun 2024 terdiri dari empat tahap yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Tahap pertama berlangsung dari bulan Januari hingga Maret, diikuti oleh tahap kedua dari April hingga Juni, tahap ketiga dari Juli hingga September, dan tahap terakhir dari Oktober hingga Desember.

Dana Bansos PKH

Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan bantuan kepada berbagai kategori penerima manfaat dengan jumlah yang berbeda, yaitu:

  • Balita (0-6 tahun): Rp. 750.000 per tahap atau Rp. 3.000.000 per tahun.

  • Ibu hamil: Rp. 750.000 per tahap atau Rp. 3.000.000 per tahun.

  • Siswa SD: Rp. 225.000 per tahap atau Rp. 900.000 per tahun.

  • Siswa SMP: Rp. 375.000 per tahap atau Rp. 1.500.000 per tahun.

  • Siswa SMA: Rp. 500.000 per tahap atau Rp. 2.000.000 per tahun.

  • Lansia (70+ tahun): Rp. 600.000 per tahap atau Rp. 2.400.000 per tahun.

  • Penyandang disabilitas berat: Rp. 600.000 per tahap atau Rp. 2.400.000 per tahun.


Kedua program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui perlindungan sosial yang terukur dan terarah. Dengan adanya PKH dan BPNT, diharapkan dapat membantu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup bagi keluarga miskin di berbagai daerah di Indonesia.

Pos terkait