PIP Tahap Kedua Tahun 2024: Jadwal, Besaran Dana, Cara Daftar, Syarat, dan Cara Ceknya

PIP Tahap Kedua Tahun 2024: Jadwal, Besaran Dana, Cara Daftar, Syarat, dan Cara Ceknya

PIP Tahap Kedua Tahun 2024: Jadwal, Besaran Dana, Cara Daftar, Syarat, dan Cara Ceknya

PIP atau Program Indonesia Pintar merupakan suatu program pemerintah yang diciptakan untuk menunjang kecerdasan bangsa. PIP ditujukan kepada masyarakat yang ingin memberikan Pendidikan yang layak untuk anak mereka, namun tidak memiliki cukup uang.

PIP memiliki beberapa tahap dalam setahunnya. PIP tahap pertama berlangsung dari bulan Februari hingga April, PIP tahap kedua dimulai dari bulan Mei hingga September, dan PIP tahap ketiga atau akhir mulai dari bulan Oktober hingga Desember.

Dengan kata lain saat ini dunia PIP telah memasuki tahap kedua. Walau PIP memiliki tujuan mencerdaskan bangsa, PIP tidak memberikan dana penuh pada penerimanya. Hal ini didasari oleh banyaknya masyarakat yang membutuhkannya.


Nah untuk kalian yang ingin mengetahui lebih terkait PIP, kalian dapat menyimak informasinya di bawah ini:

Besaran Dana PIP Tahap Kedua 2024

Untuk kalian yang sudah terfdaftar sebagai penerima bantuan PIP tahap Kedua, kalian bisa melihat besaran dana PIP tahap kedua pada setiap kategorinya. Berikut merupakan Besaran dana yang diterima:

  • Siswa SD menerima dana PIP sebesar Rp 450.000 per tahun, dengan siswa baru dan kelas akhir masing-masing mendapatkan Rp 225.000.

  • Siswa SMP menerima dana PIP sebesar Rp 750.000 per tahun, dengan alokasi Rp 375.000 untuk siswa baru dan kelas akhir.

  • Siswa SMA menerima dana PIP sebesar Rp 1.800.000 per tahun, dengan kisaran dana Rp 500.000 hingga Rp 900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir.


Cara Mendaftar Bantuan PIP Tahap 2 2024

Pendaftaran Program Indonesia Pintar (PIP) Kemdikbud dilakukan melalui pihak sekolah atau dinas pendidikan setempat. Peserta didik yang ingin mendaftar harus memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Namun, jika tidak memiliki salah satu dari kartu tersebut, siswa dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk menjadi penerima PIP:

  1. Jika tidak memiliki KIP, calon peserta harus memiliki KKS dan mengajukannya kepada satuan pendidikan.

  2. Jika tidak memiliki KKS, orang tua siswa harus meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT, RW, kelurahan, atau desa.

  3. Kemudian ajukan KKS milik orang tua siswa untuk verifikasi data.

Proses Pemadanan Penerima PIP

Prioritas penerima PIP adalah peserta didik yang tercatat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Berikut adalah cara mengetahui mekanismenya:


  1. Seluruh data siswa di Dapodik dipadankan dengan anak-anak dari keluarga miskin/rentan miskin yang tercatat di DTKS sebagai penerima bantuan sosial.

  2. Hasil pemadanan tersebut divalidasi kembali berdasarkan kelengkapan data, kevalidan NIK, kelogisan keseluruhan data, dan status rekening Simpanan Pelajar.

  3. Untuk mengetahui status keluarga penerima bantuan sosial, dapat dicek melalui alamat cekbansos.kemensos.go.id.

Syarat Menjadi Penerima PIP

Tidak semua siswa mendapatkan bantuan dari program Kemendikbud ini. Ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi oleh calon penerima bantuan PIP:

  1. Peserta Didik pemegang KIP.

  2. Peserta Didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang termasuk:

  3. Keluarga peserta Program Keluarga Harapan.

  4. Keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera.

  5. Anak yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan.



  6. Korban bencana alam.

  7. Siswa drop out yang diharapkan kembali bersekolah.

  8. Mengalami gangguan fisik.

  9. Korban musibah.

  10. Memiliki lebih dari 3 (tiga) saudara yang tinggal serumah.

  11. Peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, siswa dari keluarga kurang mampu dapat mendaftar dan berkesempatan menerima bantuan pendidikan dari PIP, sehingga dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa hambatan finansial.

 

Pos terkait