Cloudflare Pulihkan Layanan Setelah Gangguan Infrastruktur Global

Pengguna internet di seluruh dunia kembali lega setelah gangguan infrastruktur masif yang terjadi pada Selasa (18/11/2025). Tim teknis Cloudflare, penyedia layanan keamanan dan kinerja web, memastikan telah menemukan akar permasalahan yang melumpuhkan banyak situs web, dan proses perbaikan sedang dilakukan secara bertahap.

Gangguan ini sebelumnya menyebabkan kepanikan digital karena jutaan layanan online mati secara bersamaan, termasuk platform desain Canva dan media sosial X. Fenomena ini juga memicu lonjakan pencarian terkait status “X Twitter down” dan pertanyaan soal layanan AI seperti ChatGPT.

Identifikasi Masalah Cepat
Segera setelah laporan gangguan masuk, Cloudflare bergerak cepat. Pada pukul 13:09 UTC (21:09 WITA), perusahaan mengonfirmasi bahwa sumber kegagalan telah berhasil diidentifikasi, dan protokol perbaikan langsung diterapkan untuk menambal celah teknis.

Layanan WARP dan Access Pulih Lebih Dulu
Hanya beberapa menit setelah identifikasi masalah, layanan Cloudflare Access dan WARP kembali normal. Data pemantauan menunjukkan tingkat kesalahan (error levels) pada kedua layanan ini telah turun drastis. Infrastruktur node WARP di London, yang sempat dinonaktifkan, kini sudah aktif kembali untuk melayani pengguna Eropa.

Pemulihan Layanan Aplikasi Masih Berlangsung
Meski beberapa layanan dasar telah stabil, fokus Cloudflare kini pada pemulihan total bagi pelanggan kategori Application Services. Hingga pembaruan terakhir pukul 13:58 UTC (21:58 WITA), proses stabilisasi masih berlangsung, dan pengguna mungkin masih mengalami akses intermiten pada beberapa situs web.

“Kami terus berupaya memulihkan layanan bagi pelanggan layanan aplikasi,” tegas tim Cloudflare.

Disclaimer: Artikel ini disusun oleh AI dengan referensi dari berbagai sumber di internet. Kami tidak menjamin kesempurnaan atau keakuratan informasi dalam artikel ini.