Mengapa Penggunaan Genset sebagai Tenaga Listrik dalam Kegiatan Produksi Dikatakan Tidak Ramah Lingkungan?

Education, News, Technology Reviews

Generators set (genset) adalah perangkat yang digunakan untuk menghasilkan tenaga listrik, terutama pada saat terjadi pemadaman atau sebagai sumber listrik tambahan. Meski demikian, penggunaan genset, khususnya dalam skala besar seperti dalam kegiatan produksi, dikatakan tidak ramah lingkungan. Ada beberapa alasan utama yang mendasari pernyataan ini.

Emisi Gas Buang

Genset, terutama yang berbahan bakar fosil seperti diesel atau bensin, menghasilkan emisi gas buang yang dapat mencemari udara. Emisi tersebut meliputi karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), dan partikel-partikel halus lainnya. Selain itu, beberapa genset juga bisa memproduksi metana, gas rumah kaca yang lebih kuat dibandingkan CO2. Emisi-emisi ini berkontribusi terhadap pemanasan global dan perubahan iklim.

Baca Artikel Lainnya  Berikut Ini yang Termasuk Sumber Energi Pembangkit Listrik yang Suatu Waktu Bisa Habis Adalah

Konsumsi Bahan Bakar Fosil

Sebagian besar genset beroperasi dengan bahan bakar fosil yang tidak dapat diperbarui dan sumbernya terbatas di bumi. Ini berarti bahwa penggunaan genset dapat meningkatkan ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menambah konsumsi sumber daya alam yang berharga.

Kebisingan

Genset juga menghasilkan kebisingan yang cukup tinggi saat beroperasi, yang bisa mengganggu kenyamanan dan kesehatan manusia, terutama dalam jangka panjang. Suara bising dari genset bisa mencapai 100 desibel, jauh di atas ambang batas yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) yaitu 55 desibel pada siang hari dan 45 desibel pada malam hari.

Baca Artikel Lainnya  Menurut Imam Syafi’i, Ukuran Satu Nisab dari Pencurian Adalah Seperempat Dinar atau Setara dengan Berapa?

Kesimpulan

Dengan alasan-alasan di atas, genset sering kali dianggap tidak ramah lingkungan, terutama jika digunakan dalam skala besar seperti dalam kegiatan produksi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mencari alternatif sumber tenaga listrik yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan, seperti energi matahari, angin, atau air.