Pada Setiap DNA Purin dan Piramidin Terikat pada Gula Deoksiribosa dan Sebuah Fosfat: Unit Ini Disebut Apa?

Education, News, Technology Reviews

Struktur DNA, atau asam deoksiribonukleat, adalah bahan genetik dasar yang digunakan oleh kehidupan seperti yang kita kenal. DNA adalah polimer panjang yang terdiri dari rantai molekul yang disebut nukleotida. Masing-masing nukleotida dalam DNA terdiri dari tiga komponen dasar:

  1. Sebuah gula yang dikenal sebagai deoksiribosa.
  2. Sebuah grup fosfat.
  3. Sebuah basa nitrogen.

Selanjutnya, struktur DNA adalah kode genetik dalam tubuh setiap organisma, termasuk manusia. Struktur ini berisi informasi yang diperlukan untuk membangun dan menjaga organisma. Dalam setiap DNA, basa purin dan pirimidin adalah dua jenis basa nitrogen yang ada.

Baca Artikel Lainnya  Ujung Otot yang Melekat pada Tulang yang Tidak Bergerak Ketika Otot Berkontraksi Dinamakan Apa?

Bagan Struktur Nukleotida

   Fosfat      |Deoksiribosa - Purin/Pirimidin

Purin dan Pirimidin

Basa nitrogen dalam DNA bisa berupa purin atau pirimidin. Ada dua jenis basa purin dalam DNA: adenin (A) dan guanin (G). Sementara itu, ada dua jenis basa pirimidin: timina (T) dan sitosin (C).

Unit Deoksiribosa-Fosfat-Basa Nitrogen

Ketika basa nitrogen (baik purin atau pirimidin) melekat pada molekul gula deoksiribosa dan molekul fosfat, unit tersebut disebut nukleotida. Jadi, jawaban untuk pertanyaan “Pada setiap DNA purin dan piramidin terikat pada gula deoksiribosa dan sebuah fosfat: unit ini disebut apa?” adalah nukleotida. Ini adalah unit pembangun dasar DNA dan RNA (asam ribonukleat, yang bertindak sebagai pembawa informasi genetik dari DNA ke protein selama translasi).

Baca Artikel Lainnya  Apa Arti Kata Ghadhab dalam Bahasa Arab?

Setiap nukleotida terhubung ke nukleotida lainnya dalam rantai melalui ikatan antara gula satu nukleotida dan fosfat dari nukleotida berikutnya, membentuk struktur punggung gula-fosfat yang menjadi kerangka DNA. Urutan basa nitrogen sepanjang rantai ini yang membawa informasi genetik.