Ketika Mereka yang Sedang Berhaji Menjalani Wukuf, Kita Yang Tidak Sedang Wukuf Disunahkan Untuk…?

Haji merupakan perayaan agama yang paling sakral dan signifikan dalam agama Islam. Ini terjadi setiap tahun selama bulan Dzulhijjah, bulan ke-12 dalam kalender Hijriyah, dan menarik jutaan umat Islam dari seluruh dunia yang datang untuk berdoa, meminta pengampunan, dan merenung pada kehidupan serta peran mereka sebagai seorang Muslim. Salah satu bagian penting dari upacara Haji adalah Wukuf, yakni ritual berziarah ke Padang Arafah (Gunung Arafah) pada tanggal 9 Dzulhijjah. Namun, bagaimana dengan kita yang tidak dapat melakukan Haji atau Wukuf? Apa yang disunahkan bagi kita?

Puasa pada Hari Arafah

Bagi umat Islam yang tidak sedang berada di Baitullah untuk menjalankan ibadah Haji, disunahkan (dianjurkan) untuk berpuasa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah). Puasa Arafah diharapkan dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Dalam sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Puasa Arofah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”

Doa dan Istighfar

Selain puasa, disunahkan juga bagi kita untuk banyak berdoa dan beristighfar (memohon ampunan kepada Allah) pada hari tersebut. Hari Arafah adalah hari dimana doa adalah senjata mutlak, sehingga setiap Muslim dimanapun mereka berada dianjurkan untuk memaksimalkan hari ini dengan berdoa dan beristighfar.

Membaca Al-Qur’an dan Berzikir

Membaca Al-Qur’an dan berzikir juga sangat disarankan pada hari Arafah. Mengambil waktu untuk merenung dan meresapi ayat-ayat Al-Qur’an dapat membantu kita untuk lebih menghargai makna dan pesan yang terkandung didalamnya. Begitu pula dengan berzikir, akan membantu kita untuk tetap terhubung dengan Allah dan memperkuat kenangan dan pemahaman kita tentang ajaran-ajaranNya.

Kesimpulan

Meskipun tidak semua umat Islam memiliki kesempatan untuk melakukan Haji dan Wukuf, namun kita tetap dapat berpartisipasi dalam perayaan ini dengan cara yang berbeda. Dengan puasa, berdoa, beristighfar, membaca Al-Qur’an dan berzikir pada hari Arafah, kita juga dapat merayakan dan merenungkan kesempatan spiritual yang penting ini, serta meminta ampunan dan petunjuk dari Allah SWT. Semoga Allah menerima ibadah kita semua.